Tag Archives: stroke

Keseimbangan Penciptaan Manusia

 

keseimbangan

الَّذِي خَلَقَكَ فَسَوَّاكَ فَعَدَلَك

“Yang telah menciptakan kamu, lalu menyempurnakan kejadianmu, lalu menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang.”  (Q.S. Al Infithaar : 7)

Dalam ayat ini Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjelaskan bahwa sesungguhnya manusia diciptakan penuh dengan kesempurnaan, tentunya tidak sama dengan makhluk lainnya yang telah diciptakan lebih dulu. Itu artinya kesempurnaan yang dimaksud dalam Qs. At-Tiin (95) : 4, adalah keseimbangan. Dengan kesempurnaan dan keseimbangan ini, diharapkan manusia dapat mengemban tugas sebagai khalifah di muka bumi. Jika tugas itu dapat ditunaikan dengan baik,  maka manusia akan menempati posisi yang mulia di sisi Tuhannya (maqama mahmuda). Namun sebaliknya, ketika manusia tak menjalankan tugasnya dengan pola-pola keseimbangan yang telah ditetapkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala, maka manusia akan terjerumus pada kebinasaan dan kehinaan, sedangkan kehidupan di muka bumi rusak dan hancur berantakan. Baca lebih lanjut

7 Herbal Untuk Stroke

Madu
(Mel depuratum)

Dalam kitab Sunan Ibnu Majah, dalam sebuah hadits marfu’ diriwayatkan Abu Hurairah, Rasulullah Shallallahu A’laihi  Wassallam bersabda, “Barang siapa minum tiga sendok madu dalam tiga pagi saja setiap bulan, niscaya ia tidak akan terkena penyakit berat.”

Madu (Al ‘Asal) selain mengandung air, glukosa, fruktosa, sukrosa, dan asam lemak, ia juga mengandung berbagai vitamin. Salah satunya yang berfungsi bagi pengobatan stroke adalah vitamin B1 yang berfungsi untuk menormalisasi kelumpuhan pada syaraf. Selain itu mengandung vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan dan melindungi sel darah merah yang mengangkut oksigen dari kerusakan.

Jelai Gandum (Hordeum vulgare)

Dari Aisyah Rhadiyanllahu Anhu, diriwayatkan bahwa apabila Rasulullah diberi tahu bahwa ada orang yang sakit dan tidak mau makan, beliau berkata, “hendaknya kalian buatkan bubur sya’ir (jelai gandum) dengan daging, lalu suapkan kepadanya.” Beliau bersabda, “Demi Zat yang jiwaku ada di Tangan-Nya, sesungguhnya makanan itu bisa membersihkan perut salah seorang di antara kalian sebagaimana salah seorang di antara kalian membersihkan wajah dari kotoran.” (HR. At-Tirmidzi, Ahmad dan Nasa’i).
Jelai mirip seperti gandum karena berasal dari suku yang sama, Poaceae. Jelai yang dibuat bubur dengan campuran gulai daging (Talbinah) atau dibuat roti dicampur sup daging (Tsarid) adalah makanan yang baik bagi penderita sakit parah. Baca lebih lanjut

Ketenangan Jiwa, Sumber Kesembuhan Stroke*

Ilustrasi Dzikir

Dzikir, Sebab Ketenangan Jiwa

 

الَّذِينَ آمَنُواْ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللّهِ أَلاَ بِذِكْرِ اللّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“ Orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” ( Qs Ar Ra’du : 28 ).

Ayat di atas mengandung beberapa pelajaran, diantaranya:

Pertama : Islam sangat memperhatikan kesehatan rohani dan jasmani. Perhatian Islam terhadap ketenangan dan ketentraman jiwa jauh lebih besar dari kesehatan fisik. Karena kesehatan dan ketentraman jiwa merupakan kunci dan faktor yang sangat penting untuk meraih kesehatan jasmani, karena keduanya tidak bisa dipisahkan. Kita dapatkan Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam yang berhati tenang dan tentram jarang menderita sakit, begitu  juga para sahabat dan para pengikutnya sampai hari kiamat.

Indonesia telah mengeluarkan Undang-Undang No.36, Tahun 2009 tentang Kesehatan yang menyatakan bahwa : “Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan hidup produktif secara sosial dan ekonomi.”

Kedua : Salah satu sifat orang beriman adalah hati mereka selalu tentram dan tenang, karena menyakini bahwa seluruh kejadian di dunia ini pasti atas kehendak dan izin Allah Ta’ala. Mereka juga menyakini bahwa tidak ada yang bisa memberikan manfaat dan mudharat secara mutlak kecuali Allah Ta’ala. Mereka hanya menyembah, bertawakkal, menggantungkan segala sesuatu, memohon, meminta pertolongan, meminta kesembuhan ketika sakit, memohon rizqi hanya kepada Allah Ta’ala saja. Baca lebih lanjut

Jurus Ampuh Atasi Stroke

Tabloid Edisi 7

Jurus Ampuh Atasi Stroke

Hampir semua orang
berlindung dan berharap kepada Allah Ta’ala terhindar dari stroke. Barangkali tiap orang tak bisa membayangkan bila tiba-tiba tubuhnya mengalami kelumpuhan sebelah kiri atau kanan,  mulutnya miring , sulit bicara (pelo), apalagi sebagian penderitanya tak kuasa mengendalikan air liur yang mengalir dari sisi bibirnya…  Penderita stroke di negeri ini dan di dunia terus meningkat, bahkan angkanya semakin fantastis. Sebuah penelitian menyebutkan 1 dari 6 orang di Indonesia berpotensi terserang stroke atau penderita kelumpuhan ini.

Banyak opini yang menjelaskan bahwa stroke akibat lanjutan dari hipertensi, diabetes mellitus atau gaya hidup yang tak terkontrol sehingga merusak metabolisme  tubuh. Tidak sedikit pula yang menyatakan bahwa kelumpuhan sisi tubuh ini tidak ada hubungannya dengan masalah kejiwaan atau tekanan pikiran/stress.

Namun anehnya, khalayak umum  mulai banyak yang memahami diantara pemicu stoke adalah hipertensi. Sedangkan hipertensi (darah tinggi) sendiri sumber utamanya adalah masalah kejiwaan/stress. Termasuk diabet (kencing manis) yang dianggap sebagai pemicu stroke juga tidak bisa dipungkiri bahwa naiknya laju gula darah atau menurunnya fungsi pankreas, diantaranya  juga dipengaruhi oleh terkurasnya energi akibat masalah kejiwaan, ketegangan, kecemasan alias stress.

Artinya,  bila dikaitkan antara stroke dengan stress ternyata erat sekali hubungannya. Apalagi penyakit ini lebih umum ‘bermain’ di wilayah usia manula atau lebih dari 50 tahun. Stroke yang menyerang usia manula ini menunjukkan adanya celah-celah kelemahan pada masa usia tersebut yang harus dipahami dan diwaspadai (selengkapnya…….)