Tag Archives: menyusui

Tips Untuk Para Calon Ibu

Melahirkan dan membesarkan anak telah menjadi suatu yang rumit untuk saat ini. Bayangkan saja berapa banyak ibu yang harus melalui proses melahirkan dengan cara yang tidak normal, yaitu melalui jalan operasi saat ini? Belum lagi ketika anak itu telah lahir, kemudian ternyata setelah tumbuh dan bertambah besar justru memiliki perangai yang buruk dan membuat orang tua dipusingkan karenanya…

Oleh karena itu Islam memberikan petunjuk bagi para calon orang tua, khususnya kaum ibu yang akan dikaruniai anak oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dengan petunjuk melalui Nabi-Nya dan para sahabat Nabi ﷺ yang senantiasa berada di atas jalan yang lurus.

Beberapa petunjuk yang baik untuk disimak itu antara lain:

Ali Radhiyallahu ‘Anhu berkata, kurma yang paling baik adalah albarniy, dalam satu riwayat Rasulullah ﷺ bersabda,

خَيْرُ تَمْرِاتِكُمْ البَرْنِيُّ يُذْهِبُ الدَّاءَ

Sebaik-baiknya kurma kalian adalah al-barniy yang dapat menghilangkan penyakit.” Baca lebih lanjut

ASI vs Susu Formula

ilustrasi“Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Baqarah, 2: 233)

Merujuk pada firman Allah di atas, menjadi kewajiban bagi setiap ibu untuk menyusui buah hatinya. WHO dan Depkes RI menyatakan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan dan dilanjutkan hingga dua tahun adalah upaya memberikan jaminan kesehatan anak.

Data Survei Sosial Ekonomi Nasional pada 2007-2008 mengungkapkan bahwa cakupan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia nol hingga enam bulan di Indonesia menunjukkan penurunan dari 62,2 persen pada 2007 menjadi 56,2 persen pada 2008. Sedangkan cakupan pemberian ASI eksklusif pada bayi sampai enam bulan turun dari 28,6 persen pada 2007 menjadi 24,3 persen pada 2008. Sementara jumlah bayi di bawah enam bulan yang diberi susu formula meningkat dari 16,7 persen pada 2002 menjadi 27,9 persen pada 2003. Baca lebih lanjut