Tag Archives: kesehatan

Sejarah Penggunaan Natron (Pembersih Tubuh & Rumah/ Bag.3)

Sabun Era Klasik

Sabun Era Klasik

Menelisik dari prosesi pengawetan mumi ada sebuah pertanyaan, mengapa natron turut dipergunakan saat membalsam jasad?  Mineral natron diketahui bekerja menyerap air dan berfungsi sebagai agen pengering. Natron dalam hal ini berfungsi sebagai pengawet yang berkerja dengan tiga cara, yaitu mengeringkan kelembaban dalam daging sehingga menghambat pertumbuhan bakteri, membuang kelembaban yang berisi sel-sel lemak dan terakhir berfungsi sebagai desinfektan terhadap mikroba.

Bagaimana natron bisa menghambat pertumbuhan mikroba? Bila terkena kelembaban, unsur karbonat dalam natron akan merubah pH atau tingkat keasaman sehingga menimbulkan alkalinitas, yang kemudian menciptakan lingkungan tak bersahabat bagi bakteri. Baca lebih lanjut

Iklan

Ketenangan Jiwa, Sumber Kesembuhan Stroke*

Ilustrasi Dzikir

Dzikir, Sebab Ketenangan Jiwa

 

الَّذِينَ آمَنُواْ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللّهِ أَلاَ بِذِكْرِ اللّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“ Orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” ( Qs Ar Ra’du : 28 ).

Ayat di atas mengandung beberapa pelajaran, diantaranya:

Pertama : Islam sangat memperhatikan kesehatan rohani dan jasmani. Perhatian Islam terhadap ketenangan dan ketentraman jiwa jauh lebih besar dari kesehatan fisik. Karena kesehatan dan ketentraman jiwa merupakan kunci dan faktor yang sangat penting untuk meraih kesehatan jasmani, karena keduanya tidak bisa dipisahkan. Kita dapatkan Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam yang berhati tenang dan tentram jarang menderita sakit, begitu  juga para sahabat dan para pengikutnya sampai hari kiamat.

Indonesia telah mengeluarkan Undang-Undang No.36, Tahun 2009 tentang Kesehatan yang menyatakan bahwa : “Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan hidup produktif secara sosial dan ekonomi.”

Kedua : Salah satu sifat orang beriman adalah hati mereka selalu tentram dan tenang, karena menyakini bahwa seluruh kejadian di dunia ini pasti atas kehendak dan izin Allah Ta’ala. Mereka juga menyakini bahwa tidak ada yang bisa memberikan manfaat dan mudharat secara mutlak kecuali Allah Ta’ala. Mereka hanya menyembah, bertawakkal, menggantungkan segala sesuatu, memohon, meminta pertolongan, meminta kesembuhan ketika sakit, memohon rizqi hanya kepada Allah Ta’ala saja. Baca lebih lanjut