Category Archives: Uncategorized

Tips yang harus dihindari bagi penyakit Hipertensi (Tekanan darah tinggi)

HIPERTENSI: adalah naiknya tekanan darah hingga lebih dari 140/90 mmHg. Biasanya penyakit ini dating pada usia lanjut. Hipertensi kadang-kadang menyebabkan terjadinya beberapa masalah pada pembuluh darah otak atau jantung.
Maka dari itu tips-tips agar penderita Hipertensi memperhatikan hal berikut ini :
1. Harus berhati-hati mengkonsumsi makanan pedas yang mengandung banyak sodium seperti garam dan acar. Harus menghentikan merokok.
2. Harus mengurangi kelebihan berat badan. Karena akan menurunkan tensi darah.
3. Menghindari situasi-situasi yang menimbulkan tekana psikologis atau dampaknya tersebut.
4. Harus rutin melakukan olahraga-olahraga ringan seperti jalan kaki,lari, dan renang akan membantu tekanan darah.
5. Bagi yang mengkonsumsi obat-obatan penurun tekanan darah secara teratur mengkonsumsinya herbal maupun non herbalnya. Agar jika berbekam tidak mengakibatkanya darah rendah.
6. Diutamakan pembekaman di beberapa titik di pinggung bagi penderita hipertensi, karena menurunkan darah secara cepat. Dan dalam pembekaman dalam kondisi tengkurap
7. Tekanan darah harus diperiksa baik sebelum maupun sesudah terapi bekam.
8. Dan agar terlihat keberkahan dan hikmah terapi tersebut didukung juga sarana pengobatan lain yang telah dijelaskan oleh Rosulullah SAW Seperti sedekah dan doa.

Demikian semoga bermanfaat.

Belajar Adab Memotong Kuku Yuk!

Imam Adz-dzahabi menyebutkan bahwasannya di antara kesempurnaan rahmat dan kelemah lembutan-Nya terhadap makhluk-Nya Dia menjadikan di ujung-ujung jari kuku-kuku untuk menguatkan gerakannya dan menghindari ujung-ujung jari dari keropos, dan dijadikan memanjang setiap waktu. Karena jika tetap tidak memanjang pastilah keropos karena banyak bekerja, terdapat keterangan hadits untuk memotongnya, dan terdapat juga atsar-atsar untuk memotong dan menguburnya seperti sabdanya :

قص الظفر واحلق العانة وانتف الإبط يوم الخميس واجعل الطيب واللباس والغسل يوم الجمعة

Potonglah kuku dan cukurlah bulu kemaluan dan cabutlah bulu ketiak pada hari Kamis dan gunakanlah minyak wangi, pakaian dan mandilah pada hari Jum’at.Baca lebih lanjut

Terapi Islami untuk Penyakit Diare

terapi Islami diareBismillahirrahmanirrahim…Untuk terapi diare kiranya perlu dibedakan menjadi tiga kelompok, yakni terapi diare bayi, anak-anak dan dewasa. Walaupun secara umum gejalanya ada kesamaan, namun dalam perawatan dan tindakan ada sedikit perbedaan atas dasar usia, emosional/kejiwaan, daya tahan tubuh dan kemadirian. Sementara itu terapi yang umum dilakukan masyarakat adalah membuat cairan ‘elektrolit’, yaitu mengaduk gula dan garam dengan air.
Terapi Diare Bayi
Terapi diare bagi bayi kurang dari 2 tahun tentunya harus dibedakan antara bayi yang menyusu ASI dan bayi pengguna susu formula:

1. Bayi ASI
Bayi yang mendapatkan ASI sejak lahir pada umumnya memiliki daya tahan tubuh lebih baik, apalagi ditunjang mutu gizi ibunya yang baik. Selain itu kecenderungan bayi ASI terserang diare juga relatif kecil/jarang. Namun bila bayi ASI ini mendapat musibah diare yang paling penting diperhatikan adalah pemberian ASI jangan sampai berkurang atau dihentikan, bahkan sebaiknya ditingkatkan guna mengimbangi cairan yang keluar.

Sepanjang bayi yang diare mau /aktif mengisap ASI, orang tua tak perlu terlalu cemas, karena diare biasanya tak berlangsung lama. Lebih dari itu ibunya berupaya mengkonsumsi makanan dan suplemen bergizi untuk meningkatkan mutu ASI dan daya tahannya, serta kecukupan cairan. Diantara makanan penting ibu yaitu buah , sayur, daging, kacang-kacangan, susu segar, kurma, madu, habbatus sauda dan lainnya.

Dan yang tak kalah penting saat bayi diare adalah orang tuanya terus mendoakan (meruqyah) – asbab diare juga banyak dilatarbelakangi keracunan. Lalu menghindari ketegangan berlebihan (stress) karena hal ini bisa mengganggu produktifitas ASI bisa mempengaruhi daya tahan tubuh ibu khususnya.
Bagi bayi yang sudah mendapat makanan tambahan tak masalah dilanjut kan pemberian makanan sesuai kemampuannya. Adapun bila ingin memberikan madu, dengan mengoleskannya ulang kali dengan jari ke lidah atau bibir bayi untuk memberikan dukungan gizi dan melumpuhkan bakteri/virus Insya Allah mempercepat masa diare dan pemulihannya. Kasus diare ini tak ubahnya orang sakit, bila sudah sembuh cepat atau lambat Insya Allah tubuh akan pulih kembali. Jadi jangan terlalu risau dengan kondisi bayi. Baca lebih lanjut

7 Khasiat Mandi Fajar

7 Khasiat Mandi Fajar
Para Nabi dan Rasul adalah manusia mulia yang senantiasa menghidupkan waktu sepertiga malam sampai fajar. Untuk itu mereka adalah manusia yang paling sehat dibanding umatnya. Keteladanan ini diikuti para tabiin, tabiut tabiin dan salafush shalih. Mereka meraih kesehatan dengan banyak mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala, dan Insya Allah termasuk kebiasaan mandi dikala fajar.
Dr. Abdul Hamid Dayyat dan Universitas Kairo, Mesir menjelaskan maanfat kesehatan yang diperoleh orang dengan bangun pagi banyak sekali. Diantaranya, gas O3 diudara sangat melimpah saat fajar, kemudian berkurang sedikit demi sedikit, hinnga habis ketika matahari terbenam. Gas O3 mempunyai pengaruh yang positif pada urat saraf, mengaktifkan kerja otak dan tulang. Ketika seseorang menghirup udara fajar yang dinamakan udara pagi, dia merasakan kenikmatan dan kesegaran tiada taranya diwaktu manapun, baik siang atau malam”.
Fajar adalah periode waktu yang mendahului matahari terbit. Indikasinya yaitu adanya cahaya matahari yang lemah sementara matahari sendiri masih berada di bawah horizon. Beberapa definisi teknis dari fajar antara lain:
• “Fajar astronomi” adalah periode waktu di mana langit tidak gelap total, secara format didefinisikan sebagai waktu di mana matahari berada 18 derajat di bawah horizon di waktu pagi.
• “Fajar nautikal” adalah waktu di mana terdapat cukup cahaya matahari untuk membedakan antara horizon dan objek-objek yang berada di horizon, secara formal didefinisikan sebagai waktu di mana matahari berada pada 12 derajat di bawah horizon di pagi hari.
• “Fajar sipil” adalah waktu di mana terdapat cukup cahaya matahari untuk membedakan objek-objek dan cukup cahaya matahari agar manusia dapat melakukan aktivitas luar rumah, secara formal didefinisikan sebagai waktu di mana matahari berada pada 6 derajat di bawah horizon di pagi hari. Fajar berbeda dengan matahari terbit, yaitu waktu di mana sisi matahari mulai terlihat di atas horizon.
Sementara itu beberapa hasil penelitian, menyimpulkan sebaiknya seseorang membiasakan mandi pagi dengan air dingin. Sebab, sedikitnya ada 7 manfaat mandi pagi dengan air dingin:
1. Mandi pagi mampu melancarkan peredaran darah
Menurut hasil penelitian sebuah lembaga riset trombosit di Inggris, jika seseorang sering mandi pagi dengan air dingin, maka peredaran darahnya akan menjadi lebih lancar. Tubuh juga akan terasa lebih segar dan bugar. Hal ini tentu akan sangat berguna sebagai bekal kita untuk menjalani kegiatan sehari-hari.
2. Mandi dengan air dingin akan meningkatkan sel darah putih
Mandi dengan air dingin akan meningkatkan sel darah putih dalam tubuh. Bila sel darah putih dalam tubuh meningkat, maka daya tahan dan kemampuan tubuh dalam melawan virus pun akan semakin meningkat. Manfaat positifnya tubuh akan menjadi lebih prima dan tidak mudah sakit karena daya tahan tubuh selalu terjaga dengan baik.
3. Mandi dengan air dingin bisa menurunkan resiko darah tinggi
Mandi air dingin juga menurunkan resiko timbulnya darah tinggi, varises dan mengerasnya pembuluh darah. Hal ini disebabkan karena mandi air dingin akan melancarkan seluruh sirkulasi darah ke organ-organ tubuh.
4. Mandi dengan air dingin dapat meningkatkan kesuburan
Mandi pagi dengan air dingin memiliki efek positif bagi kesehatan reproduksi manusia. Manfaatnya yaitu untuk meningkatkan produksi hormon testosteron pada pria dan hormon estrogen pada wanita, yang berpengaruh pada meningkatnya kesuburan dan gairah seksual.
5. Mandi pagi memperbaiki kesehatan jaringan tubuh
Kebiasaan mandi pagi dengan air dingin setiap hari berdampak positif juga pada kesehatan jaringan tubuh manusia. Dengan kebiasaan ini, jaringan kulit akan semakin membaik, kulit tidak kering dan menjadi lebih kenyal. Mandi dengan air dingin juga mampu mengurangi noda dan lingkaran hitam pada bagian bawah mata. Sehingga, kesegaran wajah akan semakin terpancar. Sebaliknya bila mandi dengan air hangat, maka kulit lebih mudah keriput dan kurang kenyal. Selain itu, mandi dengan air dingin juga berdampak positif pada jaringan kuku. Kuku pun akan menjadi lebih sehat, kuat dan tidak mudah retak.
6. Mandi pagi dengan air dingin dapat membuat rambut lebih sehat
Apa sih yang terjadi pada rambut bila dibilas dengan air dingin? Ternyata air dingin bisa menutupi kutikula rambut, sehingga mampu mengurangi kerontokan. Rambut pun akan lebih terlindungi dari kotoran-kotoran yang biasanya menempel pada kulit kepala. Dengan demikian rambut akan menjadi lebih sehat dan kuat.
7. Mandi air dingin berkhasiat meredakan depresi
Mandi pagi dengan air dingin biasa juga berpengaruh pada jiwa, yaitu menjadikan jiwa dan pikiran lebih tenang dan memberikan semangat menjalani aktifitas sehari-hari. Mau tahu kelanjutanya Update Selalu tabloid Bekam. Salam Redksi (IRFAN)

Kurma Ajwa, dari Hadist hingga ke Khasiat

Siapa pun yang pagi-pagi makan tujuh buah kurma ‘Ajwah, maka pada hari itu dia tidak mudah keracunan dan terserang penyakit.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

ruthob & tamrApakah yang terbayang dibenak kita menjelang berbuka puasa ? Es campur, jus, kolak, kue yang manis-manis atau beragam makanan yang menggiurkan lainnya!!! Tidak bisa dipungkiri, sederet minuman dan penganan itulah yang muncul ketika kita berniat membatalkan puasa. Memang, buka puasa dengan beragam minuman dan makanan seperti itu hal yang lumrah dan wajar. Namun, bukankah minuman dan penganan tersebut memiliki efek samping yang kurang bagus disaat tubuh istirahat dari makan dan minum selama seharian penuh ???

Untuk menghindari hal negatif itulah, Rasullah s.a.w, jauh-jauh hari memberi saran yang sangat bermanfaat bagi yang sedang berpuasa. Sabdanya, “Apabila salah seorang diantara kamu puasa, hendaklah berbuka dengan kurma , bila tidak ada hendaklah dengan berbuka dengan air, sesungguhnya air itu bersih.” (H.R. Ahmad dan Tarmidzi). Bahkan, dalam kondisi tidak berpuasa pun (diluar bulan suci Ramadhan), buah kurma memiliki faedah yang sangat besar untuk kesehatan tubuh kita. Baca lebih lanjut

BERJALAN 30 MENIT SETIAP HARI MENURUNKAN TEKANAN DARAH

Menurut para peneliti dari universitas Illinois, Amerika serikat, bahwa berjalan kaki selama 30 menit setiap hari dapat membantu menurunkan tekanan darah pada pembuluh arteri sampai batas yang normal. Para peneliti bahkan merekomendasikan bahwa tidak perlu melakakukan olahraga keras dan berat untuk mendapatkan manfaat kesehatan. Tapi, cukup dengan membiasakan berolahraga untuk menjaga kesehatan tubuh dengan meninggalkan segala hal yang dapat meningkatkan tekanan darah.
Para peneliti menyebutkan bahwa 40 juta orang dalam wilayah Amerika Serikat terkena peningkatan tekanan darah pada pembuluh arteri sistolik atau distolik yang tekananya melibihi 90/140 mmHg dan 40% diantara mereka adalah warga amerika keturunan afrika.
Penelitian ini dilakukan selam 6 bulan kepada 40 orang warga amerika keturunan afrika yang terkena peningkatan tekanan tekanan darah pada kisaran umur 35-59 tahun. Para peneliti menerapkan kepada mereka kepada mereka untuk berjalan kaki setidaknya 30 menit atau 1,5 mil2 (1 mil = 1,6 km) setiap hari. Yang apabila dikondisikan dengan kegiatan mereka sehari-hari bisa mencapai 10.000 langkah atau 3,5-4 mil setiap hari.
Para dokter juga menganjurkan mereka yang terkena penyakit tekanan darah untuk berjalan kaki dan banyak gerak dalam kegiatan sehari-hari, seperti lebih memilih menggunakan tangga daripada lift, memarkir mobil di tempat agak jauh dari tempat kerja dan rumah, serta mengurangi konsumsi garam. Para dokter memperingatkan bahwa membiarkan begitu saja kondisi tekanan darah ini tanpa pengobatan akan beresiko pada gangguan penglihatan, serangan jantung,stroke,atau bisa juga gagal ginjal.
Selain itu, sekelompok peneliti melakukan percobaan kepada 15 orang ibu-ibu yang memiliki tekanan darah tinggi. Hasilnya, ibu-ibu yang berjalan kaki sejauh 3 km atau sekitar 1,9 mil setiap harinya mengalami penurunan tekanan darah sistolik sekitar 11 poin selama 24 pekan.
Berjalan kaki juga dapat menurunkan kadar lemak dalam tubuh. Berjalan kaki sejauh satu mil membantu pembakaran 60 kalori. Bila seseorang ‘menambah’ kecepatan dan langkahnya saat berjalan kaki pada 30 menit sejauh 25 mil maka tubuh akan mampu membakar 200 kalori3(www.aljazeera.net diakses 5/4/2003).

Wudhu mencegah penyakit kulit

Rasulullah bersabda, “Barang siapa berwudhu dengan sempurna maka dosa-dosanya akan keluar dari jasadnya hingga keluar dari jari-jarinya.” (HR MUSLIM dalam shahihnya (361)), kitabuth thaharah

Dalam hadis lain, beliau berssabda,”Sesungguhnya, umatku akan di panggil pada hari kiamat dalam kondisi putih bersinar karena bekas wudhu. Maka, barang siapa diantara kalian bisa memperpanjang putih sinarnya, hendaknya ia melakukanya. (HR Bukhari)
Ilmu pengetahuan modern telah menetapkan bahwa orang-orang yang selalu berwudhu, mayoritas hidup mereka senantiasa bersih dan terbebas dari bakteri. Ketetapan ini diambil setelah diadakan pemeriksaan melalui mikroskop terhadap ‘ladang’ bakteri pada sekelompok orang yang berwudhu secara teratur dan sekelompok orang yang jarang berwudhu. Hasilnya, orang yang rajin berwudhu tubuhnya bersih dari ‘ladang’ bakteri. Sebaliknya, orang yang tidak pernah berwudhu terdapat bermacam ‘ladang’ bakteri pada anggota tubuhnya. Sebagian besar diantaranya berupa bakteri bulat yang berkelompok dan sangat berbahaya. Jenis bakteri ini sangat cepat menyebar. Ia pun merupakan organisme yang menyebabkan banyak penyakit. Selain itu wudhu juga menghindari kita dari bahaya keracunan. Mengapa bisa demikian ? keracunan itu bisa terjadi karena adanya pertumbuhan bakteri berbahaya di dalam lubang hidung. Dari lubang hidung ini, bakteri masuk kedalam lambung dan usus sehingga menimbulkan radang dan berbagai penyakit, terutama bila bakteri itu telah masuk ke peredaran darah. Oleh karena itu, Islam mensyariatkan istinsyaq (menghirup air ke hidung dan mengeluarkanya) sebanyak 3 x setiap wudhu.

Adapun tentang syariat berkumur-kumur, telah terbukti bahwa itu dapat menjaga mulut dan tekak (saluran antara rongga mulut dan tenggorokan) dari berbagai macam radang, pembekakan pada gusi, dan mencegah gigi dari kerapuhan. Sebab, kumur-kumur dapat menghilangkan sisa-sisa makanan yang barang kali masih tertinggal di dalam mulut. Telah terbukti secara ilmiah bahwa 90 % dari sekelompok orang yang kini tidak memiliki gigi, seandainya dahulu mereka memperhatikan kebersihan mulut, mereka tidak akan kehilangan gigi sebelum masanya.
Jika mulut tidak di bersihkan maka materi bernanah dan sisa makanan yang busuk di mulut bercampur dengan air liur dan makanan. Lambung akan menghisapya dan akan mengalir ke aliran darah. Darah akan meneruskan keseluruh anggota badan. Ini akan menyebabkan banyak penyakit.
Berkumur-kumur juga mampu melatih otot wajah sehingga terlihat lebih awet muda. Latihan seperi ini jarang sekali mendapatkan perhatian dari guru-guru olahraga. Mereka hanya memfokuskan untuk melatih otot besar saja.

Bahaya Rakus

a. Terhadap alat pencernaan bisa menyebabkan salah cerna, susah mencerna, dan melebarkan lambung . Ini merupakan kondisi-kondisi yang menyebabkan orang merasa terganggu setiap kali selesai makan.
b. Menelan makanan dalam jumlah yang banyak dapat menyebabkan
~ nyeri pada dada, khususnya jika makananya berlemak.rasa sakit tersebut terasa di bagian otot dada, merambah ke tulang bahu, lengan sebelah kiri, dan tulang rahang bagian bawah. Semua itu disebabkan oleh kekeringan pada jantung pasalnya, makanan yang banyak dapat menyebabkan jantung bekerja ekstra berat sehingga akan kelelahan
~terserang beberapa bakteri, seperti: bakteri kolera dan amuba. Semua itu karena makanan tidak secara sempurna bersinggungan dengan asam perut. Padahal, asam perutlah yang bertanggung jawab melawan bakteri tersebut.
~melebarnya perut scara drastic. Keadaan ini berbahaya dan terkadang menyebabkan kematian jika tidak segera di obati.
~terpelintirnya lambung. Penyakit berbahaya dan aneh ini terjadi akibat gerakan usus yang berlawanan setelah lambung penuh dengan makanan.
~ lambung yang penuh dengan makanan berpotensi besar untik robek. Jika robek maka bagian luar perut yang kosong juga ikut robek. (NST)
Salam redaksi Tabloid Bekam (Irfan)

Islam dan kesehatan dalam makan.

islam dan kesehatan ini akan membahas tetang makan dalam islam yang berdasar riwayat Nabi.
1. Nabi tidak suka makanan yang diawetkan atau makanan yang dimasak lagi. Pada zaman sekarang kita sudah terbiasa makan makanan yang diawetkan, dikalengkan atau makanan kemasan. Misal sarden yang berbulan-bulan dalam kaleng kita makan. Kita cuek akan behaya bahan pengawet yang ditambahkan ke dalam kaleng sarden itu.
2. Nabi tidak pernah makan dengan lauk lebih dari 2 macam.
Kita lihat sekarang dalam jamuan prasmanan yang menyediakan banyak jenis lauk, para tamu banyak yang nafsu matanya lebih besar dari kekuatan perutnya. Mereka tidak malu menggambil sampai 4 jenis lauk sekaligus, ayam, ikan, telur, sate…di embat sekaligus. Dan akhirnya banyak yang masuk sampah.
3. Nabi makan pakai tangan dan menjilati tangan sehabis makan.
Setelah hasil diskusi ternyata ada keajaiban tersendiri. Ternyata jari-jari tangan kita itu mengeluarkan keringat yang kasat mata, keringat jari tangan ini akan membantu cepatnya makanan menjadi hancur saat dicerna. Penelitian sederhana, ambil 2 wadah air, yang satu obok-obok dengan tangan, dan yang satu jangan kenakan tangan. Kemudian masukkan sayuran segar/ dedaunan ke dalam ke masing-masing wadah. Akan terlihat sayuran/daun yang ada di air yang kena tangan tadi akan rusak. Dan terlihat pula dalam dunia pegemasan makanan, maka para perkerja akan diwajibkan memakai sarung tangan.
4. Nabi melarang meniup makanan yang masih panas.
Pertama mendengar hadits ini saya kaget, kok gitu…..? kemudian saya ajak diskusi Teman Kost dari UB yang suka bidang kimia, ternyata disaat kita meniup makanan panas itu Karbon Dioksida keluar dari mulut kita dan menimpa makana yang bercampur uap air, trus katanya ada unsur “XXX” yang terbetuk (saya lupa nama kimianya) yang tidak dapat di cerna dalam tubuh. Ini yang menempel pada nasi. Maka pikiran saya melayang, berapa banyak balita yang suka di suapin pakai nasi yang ditiup-tiup. Dan ini juga pelajaran bagi kita untuk “sabar” menunggu makanan agar dingin sendiri.
5. Nabi mengambil makanan yang jatuh dan memakanya lagi.
Dalam sebuah pertemuan di istana Kerajaan ROMAWI yang telah kalah, para sahabat Nabi diundang untuk makan. Suatu ketika ada sedikit nasi sahabat yang jatuh, lalu sahabat mengambil dan memakanya. Lalu selesai pertemuan sahabat lain bertanya ” Apa kau tidak malu mengabil sebutir nasi di depan para pembesar kerajaan Romawi”. Sahabat berkata ” Perintah Nabi lebih aku sukai daripada perhatian perbesar Kaum Rum”.
6. Nabi bersabda ” Seburuk-buruk bagian binatang untuk dimakan adalah bagian kepala dan perut”. Maka tampaklah sekarang bahwa “jeroan” adalah makanan paling berbahaya untuk penderita “asam urat”. Ada lagi sekarang “Bakso kepala Sapi”. Saya terus terang merinding. Takut kandungan dua bagian binatang itu bagi kesehatan.
7. Nabi melarang makan sambil bersandar.
Karena itu adalah perbuatan orang bebal dan perbesar kerajaan-kerajaan romawi.
8. Perintah berjalan/melangkah sesudah makan
“Jangan tidur diatas makananmu” (hadits). Jadi sehabis makan hendaklah melangkahkan kaki minimal 40x. Perintah ini dulunya membuat saya bingung kok bisa ya…? ternyata setelah kita melangkah 40x sehabis makan, kita akan bersendawa (glegek dalam bahasa jawa). Sendawa ini mengeluarkan udara yang ikut masuk lambung bersamaan dengan proses kita menelan makanan. Dengan keluarnya udara di perut ini mengabibatkan tubuh terasa enak, tidak ada ganjalan udara lagi diperut.
9. Mencuci tangan sebelum memegang makanan sehabis tidur.
“Barang siapa mengambil makanan sedang dia belum mencici tangannya, padahal semalam dia tidak tau kemana tanganya, maka jangan salahkan kecuali dirinya sendiri jika dia tertimpa penyakit (hadits). Ya ternyata kita tidak tau kemana saja tangan kita sewaktu tidur, bisa ke lubang hidung (ngupil), bisa juga kena liur atau bahkan ke tempat lain atau juga waktu seseorang mimpi basah, maka biasanya tangan ini tidak sadar bergerilnya ke tembat kebanjiran tersebut.
salam redaksi TABLOID BEKAM (IRFAN)

Marah Bikin Jantung Sengsara

Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam bersabda : “Barangsiapa yang mampu menahan marahnya padahal dia mampu menyalurkannya, maka Allah menyeru pada hari kiamat dari atas khalayak makhluk sampai disuruh memilih bidadari mana yang mereka mau. (HR. Imam Ahmad)
Ternyata marah menyimpan bahaya luar biasa bagi pelakunya, dan diantara organ yang paling peka terhadap reaksi marah ini adalah jantung, disamping pelakunya akan kehilangan kendali dan hilang akal. Untuk itu larangan Rasulullah SAW : Laa Taghdhab, Laa Taghdhab, Laa Taghdhab…(jangan marah, jangan marah, jangan marah…) merupakan peringatan penting, bahwa marah hanya bikin jantung sengsara dan pelakunya menderita jasmani dan rohani.
Dari Abu Hurairah Radliyallahu anhu, bahwa seseorang berkata kepada Nabi Shalallahu alaihi wasallam : “Berwasiatlah kepadaku. Beliau bersabda : “Jangan menjadi seorang pemarah.” Kemudian diulang-ulang beberapa kali. Dan beliau bersabda : “Janganlah menjadi orang pemarah”. (HR. Bukhari)
Al Imam Ibnu Rajab rahimahullah menerangkan makna hadits mengandung dua kemungkinan:
Pertama: Hadits ini mengandung perintah melakukan sebab-sebab yang menjadikan akhlak yang mulia seperti bersikap lembut, pemalu, tidak suka mengganggu, pemaaf, tidak mudah marah.Kedua: Hadits ini mengandung larangan melakukan hal-hal yang menyebabkan kemarahan, mengandung perintah agar sekuat tenaga menahan marah ketika timbul/berhadapan dengan penyebabnya sehingga dengan demikian dia akan terhindar dari efek negatif sifat pemarah.Sehingga Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam mangajarkan cara-cara menghilangkan kemarahan dan cara menghindari efek negatifnya
Dalam hadits lain Rasulullah SAW bersabda: ““Sesungguhnya marah itu dari syaithan dan syaithan itu dicipta dari api, dan api itu diredam dengan air maka apabila diantara kalian marah berwudlulah. (HR. Ahmad)
Al Imam Al Hasan Al Bashri rahimahullah mengatakan ada 4 hal pemicu marah, barangsiapa yang mampu mengedalikannya maka Allah akan menjaga dari syetan dan diharamkan dari neraka : yaitu seseorang mampu menguasai nafsunya ketika berkeinginan, cemas, syahwat dan marah. Empat hal ini yaitu keinginan, cemas, syahwat dan marah merupakan pemicu seluruh kejelekan dan kejahatan bagi orang yang tidak mampu mengendalikan nafsunya.
Berdasarkan penyelidikan ilmiah mengenai pengaruh fisiologis akibat marah, yaitu adanya berbagai perubahan dalam seluruh anggota tubuh. Seluruh jalan fungsi tubuh yang alamiah berubah pada waktu marah. Hormon adrenalin dan hormon-hormon lainnya menyalakan bahan bakar pada saat marah muncul. Marah akan “mempercepat” kematian. Amarah yang terjadi pada seseorang akan memengaruhi atas kualitas kesehatannya. Menurut para ahli kesehatan, amarah dapat menyebabkan kematian secara mendadak.
Dalam buku “Sehat Berpahala” karya Dr.Egha Zainur menyatakan, membiasakan dengan sifat marah berarti bersiap dengan tingginya kolesterol dan tekanan darah dalam jangka waktu lama. Resiko stroke dan gangguan jantung mengancam akibat peningkatan tekanan darah yang otomatis terjadi pada orang yang marah. Para peneliti mempercayai bahwa pelepasan hormon stress, kebutuhan oksigen yang meningkat oleh sel-sel otot jantung, dan kekentalan yang bertambah dari keping-keping darah, yang memicu pembekuan darah menjelaskan bagaimana kemarahan meningkatkan peluang terjadinya serangan jantung. Ketika marah, detak jantung meningkat melebihi batas wajar, dan menyebabkan naiknya tekanan darah pada pembuluh nadi, dan oleh karenanya memperbesar kemungkinan terkena serangan jantung..
Marah juga dapat membinasakan hati dan merupakan salah satu penyakit hati yang kalau dibiarkan akan dapat merusak diri secara keseluruhan. Imam Ja’far Ash-Shadiq as berkata,”Amarah membinasakan hati dan kebijaksanaan, barangsiapa yang tidak dapat menguasainya, maka ia tidak akan dapat mengendalikan pikirannya.”
Untuk itu Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam bersabda : “Orang kuat itu bukanlah yang menang dalam gulat tetapi orang kuat adalah yang mampu menahan nafsu amarahnya.”(HR. Bukhari dan Muslim)
Dalam riwayat lain, disebutkan hadits dari Ibnu Masud Radliyallahu anhu Rasulullah bersabda : “Siapa yang dikatakan paling kuat diantara kalian ? Sahabat menjawab : yaitu diantara kami yang paling kuat gulatnya. Beliau bersabda : Bukan begitu, tetapi dia adalah yang paling kuat mengendalikan nafsunya ketika marah. (HR. Muslim)
Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam juga bersabda : ”Tidaklah seorang hamba menahan kemarahan karena Allah Subhanahu wa Taala kecuali Allah Subhanahu wa Taala akan memenuhi baginya keamanan dan keimanan. (HR. Abu Dawud). Untuk itu Rasulullah memberikan panduan guna mengendalikan amarah:
1. Membaca taawudz ketika marah.
Al Imam Bukhari dan Al Imam Muslim rahimakumullah meriwayatkan hadits dari Sulaiman bin Surod Radliyallahu anhu: Ada dua orang saling mencela di sisi Nabi Shalallahu alaihi wasallam dan kami sedang duduk di samping Nabi Shalallahu alaihi wasallam . Salah satu dari keduanya mencela lawannya dengan penuh kemarahan sampai memerah wajahnya. Maka Nabi Shalallahu alaihi wasallam bersabda : “Sesungguhnya aku akan ajarkan suatu kalimat yang kalau diucapkan akan hilang apa yang ada padanya. Yaitu sekiranya dia mengucapkan :Audzubillahi minasy Syaithani rrajiim. Maka mereka berkata kepada yang marah tadi : Tidakkah kalian dengar apa yang disabdakan nabi? Dia menjawab : Aku ini bukan orang gila”.
2. Dengan duduk
Apabila dengan taawudz kemarahan belum hilang maka disyariatkan dengan duduk, tidak boleh berdiri. Al Imam Ahmad dan Abu Dawud rahimahullah meriwayatkan hadits dari Abu Dzar Radliyallahu anhu bahwa Nabi Shalallahu alaihi wasallam bersabda : “Apabila salah seorang diantara kalian marah dalam keadaan berdiri duduklah, jika belum hilang maka berbaringlah.”
Hal ini karena marah dalam berdiri lebih besar kemungkinannya melakukan kejelekan dan kerusakan daripada dalam keadaan duduk. Sedangkan berbaring lebih jauh lagi dari duduk dan berdiri.
3. Tidak bicara
Diam tidak berbicara ketika marah merupakan obat yang mujarab untuk menghilangkan kemarahan, karena banyak berbicara dalam keadaan marah tidak bisa terkontrol sehingga terjatuh pada pembicaraan yang tercela dan membahayakan dirinya dan orang lain. “Apabila diantara kalian marah maka diamlah. Beliau ucapkan tiga kali. (HR. Ahmad)
4. Berwudlu
Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya marah itu dari syaithan dan syaithan itu dicipta dari api, dan api itu diredam dengan air maka apabila diantara kalian marah berwudlulah.(HR. Ahmad)
Meski demikian tidak semua kemarahan itu tercela, ada yang terpuji, bahkan sampai pada tingkatan harus marah yaitu ketika kita melihat agama Allah direndahkan dan dihinakan. Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam tidak pernah marah jika celaan hanya tertuju pada pribadinya dan beliau sangat marah ketika melihat atau mendengar sesuatu yang dibenci Allah maka beliau tidak diam, beliau marah dan berbicara.
Ketika Nabi Shalallahu alaihi wasallam melihat kelambu rumah Aisyah ada gambar makhluk hidupnya (yaitu gambar kuda bersayap) maka merah wajah Beliau dan bersabda : “Sesungguhnya orang yang paling keras siksaannya pada hari kiamat adalah orang membuat gambar seperti gambar ini. (HR. Bukhari Muslim)
Nabi Shalallahu alaihi wasallam juga marah terhadap seorang sahabat yang menjadi imam shalat dan terlalu panjang bacaannya dan beliau memerintahkan untuk meringankannya. Tetapi Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam tidak pernah marah karena pribadinya.
Sebagaimana hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim, Anas radhiyallahu anhu selama 10 tahun membantu rumah tangga Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam tidak pernah mendapati ucapan “ah” sekalipun dari Rasulullah. Bahklan beliau tidak pernah berkomentar terhadap apa yang dikerjakan Anas : “Mengapa kamu berbuat ini?. Dan terhadap apa yang tidak dikerjakan Anas: “Tidakkah kamu berbuat begini”?
Begitulah keadaan beliau senantiasa berada diatas kebenaran baik ketika marah maupun ketika dalam keadaan ridha/tidak marah. Dan demikianlah semestinya setiap kita selalu diatas kebenaran ketika ridha dan ketika marah. Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam bersabda : “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu berbicara yang benar ketika marah dan ridha. (Hadits shahih riwayat Nasai). (DI NUQIL OLEH TABLOID BEKAM EDISI8 JANTUNG/berbagai sumber) IRFAN