Belajar Adab Memotong Kuku Yuk!

Imam Adz-dzahabi menyebutkan bahwasannya di antara kesempurnaan rahmat dan kelemah lembutan-Nya terhadap makhluk-Nya Dia menjadikan di ujung-ujung jari kuku-kuku untuk menguatkan gerakannya dan menghindari ujung-ujung jari dari keropos, dan dijadikan memanjang setiap waktu. Karena jika tetap tidak memanjang pastilah keropos karena banyak bekerja, terdapat keterangan hadits untuk memotongnya, dan terdapat juga atsar-atsar untuk memotong dan menguburnya seperti sabdanya :

قص الظفر واحلق العانة وانتف الإبط يوم الخميس واجعل الطيب واللباس والغسل يوم الجمعة

Potonglah kuku dan cukurlah bulu kemaluan dan cabutlah bulu ketiak pada hari Kamis dan gunakanlah minyak wangi, pakaian dan mandilah pada hari Jum’at.

Adapun mandi pada hari Jum’at ada yang berpendapat wajib ada juga mustahab (anjuran/sunnat). Diriwayatkan:

من قص أظفاره مخالفا لم ير في عينيه رمدا

Barangsiapa yang memotong kuku-kukunya berlawanan ia tidak akan melihat sakit mata di kedua matanya.”

Dan diriwayatkan bahwa beliau (Nabi) memerintahkan untuk mengubur rambut (bulu) dan kuku agar tidak dimainkan oleh para tukang sihir. Waki’ meriwayatkan dengan sanadnya dari Mujahid ia berkata, dianjurkan mengubur kuku. Dan dengan sanadnya bahwa dianjurkan mengubur darah dan rambut. JR/TB

Sumber:  Kitab Thibbun Nabawi-Imam Adz Dzahabi

One response to “Belajar Adab Memotong Kuku Yuk!

  1. “ Barangsiapa yang memotong kuku-kukunya berlawanan ia tidak akan melihat sakit mata di kedua matanya.”….maksudnya dengan berlawanan apa ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s