Sejarah Penggunaan Natron (Asal Nama Natrium/ Bag. I)

pemuatan batuan tambang natron menggunakan unta

Batuan Natron

Jika berbicara tentang natrium kemungkinan asosiasi tertuju pada garam meja yang memiliki rumus kimia NaCl (Natrium Klorida) dan dalam bahasa arab disebut milh, namun tahukah anda dari mana kata “natrium” berasal?

Natrium atau sering disebut juga sodium adalah unsur kimia yang dalam tabel periodik (tabel unsur kimia) memiliki simbol Na. Natrium adalah unsur bernomor atom 11 dan termasuk jenis logam alkali yang banyak terdapat dalam senyawa alam (terutama dalam bentuk mineral halit).

Natrium hampir tidak pernah ditemukan dalam bentuk unsur murni. Artinya natrium ditemukan dalam bentuk persenyawaan seperti garam yang terdapat di lautan dan bentuk batuan mineral hasil tambang di danau garam yang mengering.

Natrium adalah turunan dari kata “Natron,” yaitu berupa garam mineral yang sudah sejak ribuan tahun dipergunakan untuk proses pembalsaman mumi di zaman mesir kuno. Ibnu Qoyyim, salah satu penulis kitab pengobatan yang berjudul Thibbun Nabawi juga pernah menyinggung pemanfaatan natron untuk campuran salep klabet.

ودقيقها إذا خلط بالنطرون والخل، وضمد به، حلل ورم الطحال،

“Tepungnya (hilbah/ klabet) bila dicampurkan dengan natron dan cuka lalu dibalutkan, bisa mengempeskan radang limpa,”

Natron adalah campuran alami dari natrium karbonat dehidrat dengan rumus persenyawaan Na2Co3 . 10H2O (semacam abu soda) dan sekitar 17 persen Natrium bikarbonat yang memiliki rumus NaHCo3 (juga disebut nahkolit atau baking soda), serta campuran sejumlah kecil garam rumahan seperti halit, NaCl (garam meja) dan Natrium Sulfat. Mineral natron sering ditemukan hubungannya dengan termonatrit, nahkolit, trona, halit, mirabilit, gaylussit, gypsum, dan kalsit.

Gambar: http://iteru.de

Wadi El Natrun

Dalam bahasa Yunani natron disebut nitron. Sementara istilah natron berasal dari peradaban Mesir Kuno dan mengacu kepada sebuah tempat yang bernama Wadi El Natrun atau berarti lembah natron. Wadi El Natrun berlokasi 100 kilometer menuju arah barat laut dari kota Kairo, tepatnya di sebuah lembah yang terletak di Provinsi Beheira, Mesir saat ini. Di cekungan Wadi El Natrun terdapat banyak danau garam dan dataran garam yang terletak di gurun.

Wadi El Natrun terkenal sejak lama karena beberapa hal, antara lain karena di daerah gurun terdapat setidaknya sepuluh danau dan delapan diantaranya dikenal sebagai penghasil garam natron. Sementara orang Romawi yang menguasai wilayah Wadi El Natrun juga memanfaatkan mineral tambang untuk diambil ekstrak silikanya sebagai bahan baku pembuatan kaca.

Selain itu akibat penguasaan kerajaan Romawi Timur atas daerah tersebut kemudian Wadi El Natrun dikenal sebagai kantong komunitas Kristen Koptik dan memiliki banyak biara kuno. Biara kuno yang tetap berdiri hingga saat ini tidak lain karena perlindungan yang telah diisyaratkan oleh Rasulullah ﷺ atas gubernur Mukaukis dan rakyatnya yang menguasai Alexandria dan sekitarnya bilamana wilayah tersebut ditaklukan kelak. Benar saja, nubuwat itupun akhirnya terjadi pada khalifah Umar Bin Khattab dan penaklukan dilakukan di bawah komando Amr bin Ash.

Hingga saat ini biara-biara koptik masih terkenal sebagai tempat ziarah, begitu pula aktivitas penambangan batuan natron untuk dijadikan ekstrak garam natron. Semasa penjajahan Inggris atas Mesir, jalur kereta dibuat untuk memindahkan batuan natron dari lembah ke kota Kairo. Bersambung…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s